Kisah Cinta Inspiratif
Ini alasan kenapa kita HARUS BERANI BILANG "I LOVE YOU"!!!
"Gagal adalah proses dari sukses, kita tidak akan pernah tau jika kita tidak melakukannya! Kisah ini aslinya bahasa inggris, dan sudah diterjemahkan...
Perhatikan kata yang di bold !!!!!!!!!!!!
(1 SMA)
Saat aku duduk di kelas
bahasa inggris, kutatap
gadis disampingku. Dia
adalah sahabatku.
Kutatap rambut panjang
sehalus sutra-nya, dan
berharap dia adalah
milikku. Tapi dia tidak
menyadarinya, itu yg aku
tahu.
Setelah kelas selesai, dia
berjalan ke arahku dan
meminta catatan yang
ketinggalan kemarin, dan
kuberikan padanya. Dia
berkata "terima kasih" dan memberi ciuman di pipiku.
Aku ingin memberitahunya,
aku ingin dia tahu kalau
aku tak ingin hanya
sekedar teman,aku
mencintainya ... tapi aku
terlalu malu, & aku takut tak tahu kenapa.
(2 SMA)
Telepon berdering. Di ujung
sana, ada dia. Dia
menangis, dan berkata
terus-terusan betapa
kekasihnya telah
menghancurkan hatinya.Dia memintaku untuk
datang karena dia tak ingin
sendirian, dan aku pun
datang. Aku duduk di sofa
di sebelahnya, menatap
matanya yang lembut,
berharap dia adalah
milikku.Setelah 2 jam berlalu dng
sebuah film Drew
Barrymore & tiga kantong
kripik akhirnya dia
memutuskan untuk tidur.Dia melihatku, berkata
"terima kasih" dan mencium
pipiku.
Aku ingin memberitahunya,
aku ingin dia tahu kalau
aku tak ingin hanya
sekedar teman,aku
mencintainya ... tapi aku
terlalu malu, & aku takut tak tahu kenapa
(3 SMA)
Sehari sebelum pesta
kelulusan dia berjalan ke
lokerku.
"Pasanganku sakit"
katanya. Dia tidak mungkin
bisa cepat sembuh & aku tak punya pasangan
Sewaktu SMP, kami
pernah membuat janji jika
ada diantara kita yang tak
punya pasangan maka
kita akan datang berdua,
sebagai teman baik. Dan itu yang kami lakukan.
Malam kelulusan, setelah
semuanya selesai, aku
berdiri di depan tangga
rumahnya. Dia tersenyum
padaku, dan
memandangku dengan_matanya yang sebening
kristal.
Aku ingin dia menjadi
milikku, tapi sepertinya dia
tdk punya perasaan yg
sama & aku tahu itu.
Lalu dia berkata "Ini salah
satu momen terindah
buatku, terima kasih" dan
menciumku di pipi.
Aku ingin memberitahunya,
aku ingin dia tahu kalau
aku tak ingin hanya
sekedar teman,aku
mencintainya ... tapi aku
terlalu malu, & aku takut tak tahu kenapa.
(Hari Wisuda)
Sehari berlalu, lalu
seminggu, lalu sebulan.
Sebelum aku sempat
berkedip, ini sudah hari
kami wisuda. Kulihat
tubuhnya yang sempurna melayang seperti malaikat
di panggung untuk
menerima diploma
Aku ingin dia menjadi
milikku, tapi sepertinya dia
tdk menyadarinya & aku
tahu itu.
Sebelum semua orang
pulang, dia mendatangiku
dengan pakaian & topinya,
dia menangis ketika aku
memeluknya. Lalu dia
mengangkat kepalanya dari pundakku, dan
berkata "kau sahabat
terbaikku, terima kasih"
dan mencium pipiku.
Aku ingin memberitahunya,
aku ingin dia tahu kalau
aku tak ingin hanya
sekedar teman,aku
mencintainya ... tapi aku
terlalu malu, & aku takut tak tahu kenapa.
(Beberapa tahun kemudian)
Sekarang aku duduk di
bangku gereja, ini hari
pernikahannya. Aku
melihatnya mengatakan
"ya, saya bersedia" dan
memasuki kehidupan_barunya, menikahi
seorang pria.
Aku ingin dia menjadi
milikku, namun sptnya dia
tdk mengetahuinya dan
aku tahu itu.
Sebelum pergi, dia
mendatangiku dan berkata
"kau datang!".
Dia berkata "terima kasih"
dan mencium pipiku...
Aku ingin memberitahunya,
aku ingin dia tahu kalau
aku tak ingin hanya
sekedar teman,aku
mencintainya ... tapi aku
terlalu malu, & aku takut tak tahu kenapa.
(Pemakaman)
Bertahun-tahun berlalu,
aku menatap peti mati
berisi wanita yang menjadi
"sahabat terbaikku". Dalam
acara itu, mereka
membacakan buku harian yang ditulisnya ketika dia
masih SMA. Tubuhku
terkulai lemas ketika
kudengar:
"Aku memandangnya &
berharap dia adalah
milikku tapi sptnya dia
tidak mengetahui
perasaanku dan aku tahu
itu. Aku ingin memberitahunya, aku ingin
dia tahu jika aku tak ingin
menjadi sekedar teman,
aku mencintainya tapi aku
terlalu malu & aku tak tahu
kenapa. Kuharap suatu hari dia akan berkata jika
dia mencintaiku..."
"Kuharap juga begitu" aku
berkata pada diriku sendiri
& airmataku pun jatuh
membasahi wajahku...
"Gagal adalah proses dari sukses, kita tidak akan pernah tau jika kita tidak melakukannya! Kisah ini aslinya bahasa inggris, dan sudah diterjemahkan...
Perhatikan kata yang di bold !!!!!!!!!!!!
(1 SMA)
Saat aku duduk di kelas
bahasa inggris, kutatap
gadis disampingku. Dia
adalah sahabatku.
Kutatap rambut panjang
sehalus sutra-nya, dan
berharap dia adalah
milikku. Tapi dia tidak
menyadarinya, itu yg aku
tahu.
Setelah kelas selesai, dia
berjalan ke arahku dan
meminta catatan yang
ketinggalan kemarin, dan
kuberikan padanya. Dia
berkata "terima kasih" dan memberi ciuman di pipiku.
Aku ingin memberitahunya,
aku ingin dia tahu kalau
aku tak ingin hanya
sekedar teman,aku
mencintainya ... tapi aku
terlalu malu, & aku takut tak tahu kenapa.
(2 SMA)
Telepon berdering. Di ujung
sana, ada dia. Dia
menangis, dan berkata
terus-terusan betapa
kekasihnya telah
menghancurkan hatinya.Dia memintaku untuk
datang karena dia tak ingin
sendirian, dan aku pun
datang. Aku duduk di sofa
di sebelahnya, menatap
matanya yang lembut,
berharap dia adalah
milikku.Setelah 2 jam berlalu dng
sebuah film Drew
Barrymore & tiga kantong
kripik akhirnya dia
memutuskan untuk tidur.Dia melihatku, berkata
"terima kasih" dan mencium
pipiku.
Aku ingin memberitahunya,
aku ingin dia tahu kalau
aku tak ingin hanya
sekedar teman,aku
mencintainya ... tapi aku
terlalu malu, & aku takut tak tahu kenapa
(3 SMA)
Sehari sebelum pesta
kelulusan dia berjalan ke
lokerku.
"Pasanganku sakit"
katanya. Dia tidak mungkin
bisa cepat sembuh & aku tak punya pasangan
Sewaktu SMP, kami
pernah membuat janji jika
ada diantara kita yang tak
punya pasangan maka
kita akan datang berdua,
sebagai teman baik. Dan itu yang kami lakukan.
Malam kelulusan, setelah
semuanya selesai, aku
berdiri di depan tangga
rumahnya. Dia tersenyum
padaku, dan
memandangku dengan_matanya yang sebening
kristal.
Aku ingin dia menjadi
milikku, tapi sepertinya dia
tdk punya perasaan yg
sama & aku tahu itu.
Lalu dia berkata "Ini salah
satu momen terindah
buatku, terima kasih" dan
menciumku di pipi.
Aku ingin memberitahunya,
aku ingin dia tahu kalau
aku tak ingin hanya
sekedar teman,aku
mencintainya ... tapi aku
terlalu malu, & aku takut tak tahu kenapa.
(Hari Wisuda)
Sehari berlalu, lalu
seminggu, lalu sebulan.
Sebelum aku sempat
berkedip, ini sudah hari
kami wisuda. Kulihat
tubuhnya yang sempurna melayang seperti malaikat
di panggung untuk
menerima diploma
Aku ingin dia menjadi
milikku, tapi sepertinya dia
tdk menyadarinya & aku
tahu itu.
Sebelum semua orang
pulang, dia mendatangiku
dengan pakaian & topinya,
dia menangis ketika aku
memeluknya. Lalu dia
mengangkat kepalanya dari pundakku, dan
berkata "kau sahabat
terbaikku, terima kasih"
dan mencium pipiku.
Aku ingin memberitahunya,
aku ingin dia tahu kalau
aku tak ingin hanya
sekedar teman,aku
mencintainya ... tapi aku
terlalu malu, & aku takut tak tahu kenapa.
(Beberapa tahun kemudian)
Sekarang aku duduk di
bangku gereja, ini hari
pernikahannya. Aku
melihatnya mengatakan
"ya, saya bersedia" dan
memasuki kehidupan_barunya, menikahi
seorang pria.
Aku ingin dia menjadi
milikku, namun sptnya dia
tdk mengetahuinya dan
aku tahu itu.
Sebelum pergi, dia
mendatangiku dan berkata
"kau datang!".
Dia berkata "terima kasih"
dan mencium pipiku...
Aku ingin memberitahunya,
aku ingin dia tahu kalau
aku tak ingin hanya
sekedar teman,aku
mencintainya ... tapi aku
terlalu malu, & aku takut tak tahu kenapa.
(Pemakaman)
Bertahun-tahun berlalu,
aku menatap peti mati
berisi wanita yang menjadi
"sahabat terbaikku". Dalam
acara itu, mereka
membacakan buku harian yang ditulisnya ketika dia
masih SMA. Tubuhku
terkulai lemas ketika
kudengar:
"Aku memandangnya &
berharap dia adalah
milikku tapi sptnya dia
tidak mengetahui
perasaanku dan aku tahu
itu. Aku ingin memberitahunya, aku ingin
dia tahu jika aku tak ingin
menjadi sekedar teman,
aku mencintainya tapi aku
terlalu malu & aku tak tahu
kenapa. Kuharap suatu hari dia akan berkata jika
dia mencintaiku..."
"Kuharap juga begitu" aku
berkata pada diriku sendiri
& airmataku pun jatuh
membasahi wajahku...
wah, cerita.. mengharukan...
BalasHapushehe...
but...
like this... ^_^
terima kasih,, teerkadang kalau baca cerita yang kayak gini, suka termenung sendiri jadinya... hahaha...
BalasHapusfollow ya? di tunggu komentar2 selanjutnya...
whoa, muph muph .. dpt cerita drmn niih?keyeeeen *berlinangairmata hahaa
BalasHapushahaha, c nadia komen... alhamdulillah..
BalasHapusiya,keren kaaaannn?? coba buka profil disitu ada yang lebih keren lagi,,, haha
buka juga karya,disitu keren-keren loh mw muka nadia mw di edit juga boleh request
huaaaaa, sedih muph, huhu :( tapi masih sedihan cerita gue kayanya :p
BalasHapushehhe... sedih kan, makanya nce jangan malu2 sama c nazar... hahaha... becanda nce....
BalasHapussemangat Nce